Bagaimana Merespon Ajakan Presiden Atasi Kemiskinan di Aceh

Plt. Gunernur Prop.NAD, Nova Iriansjah mengatakan bahwa Aceh kini sedang giat membangun, sehingga membutuhkan modal pembangunan yang besar. Karena itu, dana Otsus diharapkan tidak dibatasi hanya sampai dengan tahun 2027.

Sedangkan Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin mengatakan bahwa penggunaan dana Otsus belum sepenuhnya tepat sasaran. Ia mengajak semua pihak di Aceh bersatu membangun daerah. Bagaimana kita meresponnya Kenduri Kebangsaan yang dilaksanakan Surya Paloh dan Forbes DPD DPR-RI asal Aceh pada Sabtu 22 Februari 2020 di Sekolah Sukma Bangsa, Bireuen Aceh telah memberikan sebuah semangat untuk membangun kembali Aceh. Semangat ini memang sesuai dengan target kenduri Kebangsaan yaitu membangun semangat ke-Acehan, ke-Islaman dan ke-Indonesiaan.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Aceh untuk bersama membangun Aceh dan Indonesia. Yang agak sedikit menyesakkan adalah ketika Presiden menyampaikan bahwa pemerintah pusat siap memberikan asistensi pengelolaan anggaran agar tepat sasaran. Hal ini tentu berkaitan dengan Dana otonomi khusus yang telah dikucurkan Pemerintah yang mencapai 81 Triliun rupiah selama 15 tahun terakhir dan dirasakan belum memenuhi sasaran dalam rangka meningkatkan Kesejahteraan rakyat Aceh.

Saat ini, Aceh menempati posisi Kemiskinan tertinggi di Sumatra.Karena itulah Pemerintah  memberi perhatian besar terhadap pembangunan Aceh.

Harian Kompas dalam terbatas edisi Minggu 23 Februari 2020 menulis tentang adanya beberapa proyek strategis telah dan sedang  dibangun di Aceh, seperti: Bendungan Keureuto, Waduk Tiro (Pidie), Irigasi Jambo Aye (Aceh Utara), Kawasan Ekonomi Khusus Arun dan Jalan tol Trans Sumatra yg tersambung dari Banda Aceh ke propinsi lainnya di Sumatra.

Oleh sebab itu, kemampuan mengelola dan disiplin penggunaan anggaran menjadi penting. Apakah pengelolaannya sudah tepat sasaran?

Hal ini menjadi tanda tanya kata Presiden. Dana Otsus yg diberikan kpd Aceh adalah bagian dari kesepakatan Perjanjian Perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah RI yg diatur dlm UU no.11 Th 2006 ttg pemerintahan Aceh. Dana  Otsus akan berakhir pada tahun 2027.

Bagaimana merespon ajakan dan komentar Presiden yang muncul pada saat kenduri Kebangsaan tersebut? Ini terpulang pada kita bagaimana cara mewujudkannya. Usulan dua pemimpin Aceh yaitu Gubernur dan Ketua DPRA bisa jadi sinyal yang diperlukan untuk menjadi semangat dalam membangun kembali Aceh.

Dr. Surya Darma, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia  (METI) – Ketua Umum  PPTIM

0 Reviews

Write a Review

Said Rulam Fauzi

Read Previous

Apakah Aceh Siap Dengan Energi Transisi?

Read Next

Ketua PP TIM Jakarta isi Studium General di UNIKI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *