TIM Gagas “Silaturrahim Hijriah Taman Iskandar Muda” secara virtual.

Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda menggagas kegiatan pertemuan secara virtual yang kali ini bertajuk Silaturrahim Hijriah Taman Iskandar Muda. Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana kerja PPTIM yang sebelumnya mengagendakan kegiatan Halabihalal untuk mengisi beberapa kegiatan pada Peringatan 70 Tahun berdirinya PPTIM. Seiring dengan perubahan konsep acara dari pertemuan langsung masyarakat aceh dalam Halalbihalal menjadi pertemuan dalam bentuk virtual, kegiatan PPTIM ini  juga ikut mengambil momentum peringatan 75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan 15 tahun MoU Helsinki.

Silaturrahim Hijriah ini mengangkat tema “Hikmah Covid 19 & Tantangan Bagi Aceh”. Menurut Ketua Umum PPTIM Surya Darma, acara yang dikemas  secara virtual tetap dapat dipakai sebagai media untuk menyambung silaturrahim sesama warga Aceh se Jabodetabek dalam lingkungan TIM dan Aceh Serantau.  “Kita berharap Acara ini bisa diikuti sekitar 500-1000 warga TIM secara online dari tempat/rumah masing-masing,” ujar Surya. Bentuk pertemuan secara virtual merupakan sebuah konsep Hijrah yang paling dimungkinkan pada saat pandemi seperti sekarang ini , “Kita dipaksa hijrah dalam berkegiatan, termasuk dalam kegiatan silaturrahim,” tegas Surya Darma.

Tema Hikmah Covid 19 & Tantangan Bagi Aceh diambil untuk kembali mengingatkan semua pihak bahwa pandemi ini belum berakhir. Bagi Aceh, pandemi ini menjadi  tantangan tersendiri setelah dalam beberapa minggu terkhir ini kasus Covid 19 mulai menunjukkan tren peningkatan. Semua kita diharapkan waspada akan kondisi kekinian di Aceh. Sikap sebagian warga yang tidak peduli dan abai merupakan merupakan ujian bagi Pemerintah Daerah dalam mengendalikan wabah. Diharapkan dalam silaturahmi  kita dapat memberikan pemikiran-pemikiran yang strategis untuk menekan jumlah kasus.

Dalam persiapan acara yang rencananya digelar pada 1 Muiharram 1442 Hijriyah atau 20 Agustus 2020 ini, PPTIM telah mendapatkan dukungan yang sangat besar dari para toko-tokoh aceh, Pemerintah daerah dan diaspora Aceh yang tersebar di manca negara. Para tokoh dan diaspora ini akan diberikan kesempatan khusus untuk menyampaikan masukan dan saran serta pandangannya dalam menyikapi wabah Covid 19.

Beberap tokoh yang berkenan menjadi narasumber diantaranya:  Jend. (Purn) TNI Fachrul Razy (Menteri Agama RI), Dr. Sofyan Djalil (Menteri ATR/Kepala BPN),  Malek Mahmud Alhaytar (Wali Nanggroe Aceh),  Ir. Nova Iriansyah, MSi. (Plt Gubernur Aceh), Dr. Surya Darma (Ketua Umum PPTIM), Dr. Mustafa Abubakar ( Menteri BUMN 2009-2012),  Dr. Adnan Ganto (Bankir International), Nasir Jamil(Ketua Forbes DPR/DPD RI), Dr. Hammam Riza (Kepala BPPT) , Dr. Fachri Ali (Pengamat Sosial Politik), Dr. Azwar Abubakar (Menteri PAN RB 2012-2014), Prof. Samsul Rizal (Rektor Universitas Syiah Kuala), Amir Faisal (The Atjeh Connection), Al Chaidar (Leiden – Belanda), Prof. Ahmad Humam Hamid  (Pengamat Sosial-Unsyiah), Adron Razy Yusuf (Diaspora Aceh, Seattle – USA), Darlis (Turki), Dr. Umaimah Wahid ( Dosen Universitas Budi Luhur Jakarta) Dr. Rusli Hasbi (Pengasuh Pesantren Qalbun Salim-Jakarta), Riris Irawati (Direktur Eksekutif Flowers, Banda Aceh), Yunidar ZA (IMPAS Jakarta), Andri Munazar (Startup Aceh).

Bertindak sebagai Moderator: Prof. Bachtiar Ali (Pakar Komunikasi UI) dan Host: Said Rulam Fauzi (PPTIM)Untuk informasi/konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi:Syahrul Arifin: 081319447776/ Subur Firdaus : 081310939445 dan untuk  Link Pendaftaran (free) dapat  melalui: https://bit.ly/3fPwWWP

[SRF}

0 Reviews

Write a Review

Said Rulam Fauzi

Read Previous

Ironis, Prevelansi LAHGUN Narkoba di Aceh Rangking 6 Nasional.

Read Next

Ketika Masyarakat Aceh Ban Sigom Donya Saling Bertemu, Urun Rembuk dan Membangun Harapan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *