PPTIM akan Gelar Peringatan 16 Tahun Tsunami secara Virtual

Menyambut 16 tahun terjadinya tsunami di Aceh tahun 2004 PPTIM berinisiatif tetap melakukan peringatan melalui acara renungan dan doa secara virtual. Acara virtual ini diberi tema: “Tsunami Aceh 2004, Pembelajaran Untuk Covid 19” akan dilangsungkan pada kamis, 24 Desember 2020 pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai.

Untuk mengisi acara ini, TIM telah mengundang dan akan hadir yaitu Dr. Drs. H. Jususf Kalla, Dr. Sofyan Djalil, SH, MALD, Dr.Ir. Azwar Abubakar Msi, Dr.Ir. Mustafa Abubakar, Msi, Prof. Farid Wajdi – saat ini menjabat sebagai Ketua MAA,  yang akan memberikan Tausiyah. Tidak terlepas dari itu semua, tentu saja tanggung jawab saat ini di Aceh berada di pundak Gubernur Ir. Nova Iriansyah MT yang baru saja dilantik.

Peserta yang akan hadir diperkirakan lebih dari 1000 orang baik melalui zoom maupun melalui channel  youtube Taman Iskandar Muda. Perkiraan hadirin ini mewakili organisasi cabang TIM, organisasi lokal, organisasi sektoral dan organisasi Aceh serantau di berbagai daerah lain di seluruh Indonesia termasuk dari Aceh dan dari beberapa negara yang ada warga Aceh seperti Amerika Serikat, Eropah, Timur Tengah, Maroko, Mesir, Malaysia dan Australia yang tergabung dalam Ekspat Aceh Dunia, anggota DPR dan DPD RI Asal Aceh baik dari Aceh maupun dari provinsi lainnya yang tergabung dalam Forbes Aceh. Hadir juga para Alim Ulama dan tokoh masyarakat Aceh, serta anggota organisasi mahasiswa dan pelajar Aceh.

Menurut Ketua PPTIM, Dr. Ir.Surya Darma MBA, Ini adalah acara virtual yang ke enam kalinya dilaksanakan oleh TIM sebagai bentuk hijrah dan adaptasi TIM dari era offline ke era digital secara daring. “Acara virtual dilaksanakan disebabkan oleh karena kondisi yang tidak memungkinkan pertemuan secara langsung sesuai dengan kaidah protokol kesehatan,” Tegas Surya Darma.

PPTIM berharap bisa mendapat sebuah pembelajaran bagi kita semua atas musibah besar yang pernah menimpa Aceh di 2004. Saat ini ujian dari Allah telah datang dalam bentuk lain yaitu dengan hadirnya wabah Covid 19 yang telah berdampak serius pada perekonomian masyarakat dan Negara. Tokoh yang dihadirkan dalam kaitan pengalaman penanganan tsunami dimaksudkan untuk menarik pelajaran penting dalam penanganan sebuah musibah untuk bisa diadopsi pada pandemi Covid. Seperti hadirnya Pak JK, bisa menjadi nara sumber kunci sebagai pelaku yang sudah sangat banyak berperan saat tsunami tahun 2004 dan juga berbagai peran lainnya yang membawa penyelesaian konflik di Aceh sampai lahirnya MoU Helsinki tahun 2005,”ujar Surya. [SRF]

0 Reviews

Write a Review

Said Rulam Fauzi

Read Previous

Purchase Essay Replies – Essay Writing Tips For You

Read Next

Ipsum est sit quisquam magnam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *