IMPLEMENTASI PROGRAM TAHIRÔ GAMPÓNG

Mengawali awal tahun 2021, Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP-TIM) melakukan serangkaian kunjungan ke kampaung halaman dalam rangka implentasi prorgam “Tahirô Gampóng” yang telah berlangsung mulai 15 sampai dengan 20 Januari 2021. Kegiatan yang berlangsung secara maraton ini dilakukan dalam bentuk worshop dan kuliah umum, bersama narasumber Ketua Umum PP-TIM, Dr. Ir. Surya Darma, Dipl. Geothem Tech., MBA yang juga dalam kapasitas sebagai Board of Director of International Geothermal Asociation (IGA) dan Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).  Upaya ini dilakukan PP-TIM dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi para mahasiswa dan akedemisi pada beberapa perguruan tinggi di Provinsi Aceh serta diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial di Kabapaten Pidie Jaya di samping juga melakukan pertemuan informal dengan beberapa pejabat publik di beberapa kabupaten.

Kegiatan tersebut ditandai dengan workshop satu hari penuh pada hari Jum’at, 15 Januari 2021 di Sekolah Pasca Sarjana Magister Teknik Energi Terbarukan (MTET), Universitas Malikussaleh Lhok Seumawe yang mengusng tema : “Techno-Economic Assessment For Geothermal Power Plant Project” yang berlangsung secara tatap muka dan daring. Pada hari Sabtu, 16 Januari 2021 kuliah umum yang bertajuk “Ekonomi Pasca Covid-19 dan Tantangan bagi Aceh,” diselenggarakan di Auditorium Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen yang diikuti secara tatap muka oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pertemuan delegasi PP-TIM dengan Bupati Bireuen yang telah terjadwal sebelumnya pasca kuliah umum selesai terpaksa gagal karena sang bupati keluar kota sejak pagi tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Keesokan harinya Ketua Umum PP-TIM beserta keluarga berkunjung kota dingin Takengon sekaligus melakukan pertemuan informal di luar hari kerja (Ahad, 17 Januari 2021) dengan Bupati Aceh Tengah yang membicarakan beberapa hal di antaranya berkenaan dengan pengembangan potensi wisisata alam di kawasan dataran tinggi Gayo, meliputi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Pada Senin siang, 18 Januari 2021 bertempat di Auditorium Kampus (Merdeka) Terintegrasi Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Ketua Umum PP-TIM kembali memberi kuliah Umum tentang “Disrupsi Ekonomi dan Kesiapan SDM Aceh” yang didampingi oleh Bendahara Umum PP-TIM, Prof. Sharifuddin Husin dan Kepala Sekretariat PP-TIM, Syahrul Arifin. Setelah kuliah umum berlangsung Rektor UTU, Prof, Jasman J. Ma’ruf mengajak delegasi PP-TIM untuk berkeliling kampus baru UTU di atas lahan 12 hektar persegi.

Saat meninggalkan kota Meulaboh pada hari Selasa, 19 Januari 2021, Ketua Umum PP-TIM beserta keluarga diterima oleh Bupati Aceh Jaya dan jajarannya di Sayeueng Aceh Jaya Mangrove Park, Kecamatan Setia Bakti kawasan bekas hantaman gelombong tsunami terparah pada Ahad, 26 Desember 2004. Pada hari yang sama seluruh delegasi PP-TIM melanjutkan perjalanan ke kota Sigli dan pada malam harinya diundang pada jamuan makan malam oleh Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah T. M. Daud di Duta Resto dan menginap di Hotel Safira juga difasilitasi oleh beliau.

Rabu pagi, 20 Januari 2021 seluruh delegasi PP-TIM yang terdiri dari Ketua Umum, Dr, Ir. Surya Darma, MBA., Bendahara Umum, Prof. Dr. Sharifuddin Husin, Kepala Sekretariat, Syahrul Arifin dan Staf Sekretariat Aziz Mahdani serta mantan Pengurus IMPAS Jakarta, Zubaidah Aswan, M,Si beranjangsana ke kediaman resmi Wakil Bupati Pidie Jaya, Sayed Mulyadi dalam acara ramah tamah sebelum beranjak ke lokasi penyerahan bantuan sosial. Selepas itu rombongan menuju lokasi penyerahan bantuan di kawasan Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Turut hadir dalam seremonial penyerahan tersebut Wakil Bupati Pidie Jaya beserta jajarannya, Panitia Pembangunan Masjid Baitul Mukarram, Pengurus Balai Pengajian Dayah Mulia dan Balai Pengajian Mistahul Ulum. Dalam sambutannya Ketua Umum PP-TIM menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Pidie Jaya karena baru saat ini dapat kesempatan hadir untuk menyerahkan bantuan yang terkait dengan bencana gempa bumi yang mengguncang Pidie Jaya beberapa tahun lalu. Kendatipun bantuan tersebut tidak diserahkan pada momen yang tepat namun manfaatnya juga untuk pembangunan kembali masjid yang rusak oleh sebab ekses musibah gempa bumi tersebut.

Jumlah bantuan yang disalurkan sebesar Rp 100,000,000.00 (seratus juta rupiah), di antaranya kepada Panitia Pembangunan Masjid Baitul Mukarram, sebesar Rp 40,000,000.00 (empat puluh juta rupiah) sedangkan untuk dua balai pengajian sebesar, masing-masing sebesar Rp 30,000,000.00 (tiga puluh juta rupiah). Seusai sambutan Wakil Bupati Pidie Jaya, acara ditutup dengan berdo’a lalu kembali ke kediaman resmi Wakil Bupati untuk menghadiri jamuan makan siang, sekaligus mengakhiri kegiatan implementasi program “Tahiro Gampong” PP-TIM tahun 2021 yang berlangsung selama lima hari berturut-turut.

Teks dan Foto oleh Syahrul Arifin

0 Reviews

Write a Review

Syahrul Arifin

Read Previous

How to Pay Someone to Do My Homework

Read Next

Perkumpulan Seuramoe Syedara Lhokseumawe (Seusama) Santuni Anak Yatim dan Korban Kebakaran Pasar Minggu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *